Kabar Olahraga
Liverpool Dihantui Mimpi 5 Tahun Lalu, Jelang Laga Lawan Debreceni
Selasa, 24 November 2009 12:11 WIB
Jakarta, (tvOne)
Partai antara Liverpool melawan Debreceni di Stadion Ferenc Puskas di Matchday ke lima Liga Champions, menjadi partai penentuan bagi liverpool. Pasalnya The reds harus menang pada partai tersebut, namun anak asuhan Rafael Benitez ini juga harus berdoa agar Olmpique Lyon mengalahkan Fiorentina, pada laga yang dilangsungkan di Italia.
Dengan hasil itu, barulah The Reds bernapas kembali dan punya peluang lolos ke babak 16 besar. Namun, kalau La Viola bisa mengatasi Lyon, maka The Reds harus rela tersingkir di fase grup Champions. Terakhir kali The Reds tersisih di fase grup adalah lima tahun lalu. Saat itu Liverpool ditahan imbang Basle 3-3.
Namun kini, keadaan The Reds juga tidak terlalu baik. Selain berpeluang tersingkir di Liga Champions, perjalanan mereka di liga domestik pun tidak terlalu baik. Defender Jamie Carragher adalah satu dari dua pemain yang tersisa dari laga lima tahun lalu itu. Carra tahu betul kalau tersingkir itu tidak mengenakkan. Tak salah bila kini ia berbagi rasa itu dengan rekan-rekan setimnya.
"Saya sudah berbicara dengan teman-teman soal musim itu. Pengalaman itu membuat kami punya sudut pandang. Semua orang berpikir kalau kami di Liverpool adalah tim hebat, tapi ada juga saat naik dan turun," kata Carra seperti dilansir VIVAnews, Selasa (24/11)
Carra dan kawan-kawan harus bisa menaklukan fakta sejarah rekor tandang mereka ke Hungaria, karena dalam dua pertemuan, semuanya berakhir dengan imbang. Di musim 1965/66 pada perempat final Piala Winners, The Reds ditahan imbang Budapest Honvéd FC 0-0. Hasil yang sama berulang di musim 1974/75, juga di kompetisi yang sama. Liverpool ditahan imbang Ferencvarosi TC dan membuat mereka tersingkir.
