tvOne Newsticker
Sabtu, 20 Maret 2010

Kabar Olahraga

Hatton Dinasehati Untuk Berhenti Bertinju

Minggu, 3 Mei 2009 17:51 WIB

Las Vegas, Nevada, (tvOne)

Ricky Hatton dinasehati untuk menggantungkan sarung tinju selamanya oleh pelatihnya sendiri setelah hari Sabtu di Las Vegas dipukul KO oleh Manny Pacquiao.

Petinju kidal Filipina, Pacquiao, meraih gelar dunia dalam rekor tanding keenamnya dengan merebut mahkota kelas welter junior Organisasi Tinju Internasional (IBO) yang dipegang Hatton satu detik sebelum akhir ronde kedua.

Pukulan tangan kiri kuat yang menghantam rahang Hatton menkanvaskan Hatton hingga tak sadarkan diri dan membuat petinju Inggris itu terkapar celentang di kanvas ketika wasit Kenny Bayless mengakhiri pertandingan. Kekalahan Hatton itu membuat rekor tandingnya menjadi 45-2, setelah satu-satunya kekalahan dari Floyd Mayweater Jnr di ring yang sama 17 bulan sebelumnya.

Floyd Mayweater Snr, pelatih Hatton, mengatakan setelah dua kekalahan itu, the "Hitman" hendaknya mundur dari gelanggang tinju.

"Saya akan menyarankan kepadanya agar dia pensiun. Meskipun demikian dialah yang akan memutuskan," kata Mayweater Snr. "Ia berusaha dua kali. Ia gagal dua kali. Ia kalah dari putra saya dan kalah dari seseorang yang di bawahnya, kinilah saatnya untuk meninggalkan ring.

"Ia telah mendapatkan keuntungan. Kadangkala Anda harus berhenti pada saat masih kuat," katanya.

Mayweater mengisyaratkan bahwa bahkan meskipun Hatton akan terus bertarung, ia tidak akan pernah menjadi petinju yang sama setelah Pacquiao menghabisinya.

"Banyak kejadian dalam tinju ketika seorang petinju dipukul KO - Saya tidak mengatakan secara khusus ini untuk Ricky - mereka tidak lagi petinju yang sama," kata Mayweater Snr.

Freddie Roach, pelatih Pacquiao, bahkan setuju dengan Mayweater mengenai masalah ini setelah keduanya saling bicara.

"Saya menyukai Ricky. Ia mempunyai etika kerja yang hebat," kata Roach. "Saya kira ia hendaknya segera pensiun. Ia sudah mempunyai banyak uang," katanya.

Hatton segera dibawa ke rumah sakit setelah pertarungan itu, tetapi mengatakan, "Kekalahan itu merupakan kekalahan berat karena saya kalah KO. Saya tahu saya akan KO."

Lee Beard, yang menjadi asisten pelatih Hatton, dan Gareth Williams, manajer Hatton, menjauhkan diri dari Mayweater Snr setelah kekalahan itu, seraya mengatakan ia menjadi seorang konsultan selama 12 pekan.

Hatton menghargai Mayweater dan sumbangan yang ia berikan untuk membnerikan ketrampilan kepadanya sepekan sebelum pertarungan tersebut.

Setelah pertarungan itu, Mayweater mengecam Hatton karena tidak mendengarkan instruksinya selama bertarung.

"Kini ia menerima apa yang terjadi," katanya.

ed
Bookmark and Share
Komentar Kabar
Kirim Komentar